Jumat, 22 Maret 2019

Hangout Bareng, Menikmati Keindahan Puncak Sosok, Bawuran, Bantul




Hai Dears,
Ngomongin tentang destinasi yang ada di Yogyakarta tak akan habisnya. Semua tempat yang dulunya sepi ataupun asing disulap menjadi daerah wisata yang indah.   Entah itu pegunungan, bukit, sawah, irigasi maupun hutan. Para instagrammer pun banyak yang memburu spot cantik. Saya pun begitu, suka sekali kalau liat spot-spot cantik. Apalagi kalau saya liat sunrise atau sunset. Mata langsung terbelalak ingin sekali menikmati dan mengabadikannya.

Sekitar 2 minggu lalu, saya diajak teman ke daerah wisata yang lagi hits, padahal seh sudah dikembangkan sejak awal tahun 2018. Daerah ini merupakan bukit yang gersang, namun oleh penduduk sekitar dikelola hingga menjadi bukit yang indah. Bukit dengan pemandangan yang indah ini diberi nama Puncak Sosok, berada tidak jauh dari Puncak Gebang tepatnya daerah Jambon, Bawuran, Pleret, Bantul. Tempat ini merupakan salah satu spot terbaik untuk menikmati pemandangan sunset dari atas bukit.


Oh ya Dears, Puncak Sosok ini sering dikunjungi para pecinta sepeda gunung, lho. Area yang menantang cocok untuk melatih adrenalin. Jalan yang menanjak dan berliku disini menjadi destinasi favorit bagi mereka. Ketika tiba di daerah Bawuran, saya pun kaget dengan lokasinya. Jalan menanjak yang hanya dapat dilalui dengan jalan kaki maupun roda dua. Hanya ada sedikit jalan bersemen. Sebelum sampai di lokasi Puncak Sosok, terlihat papan nama bertuliskan Puncak Gebang. Keindahan yang diberikan juga tidak kalah menarik disini.

Saat sampai di Puncak Sosok, kamu hanya dikenakan biaya Rp. 2000,- termasuk untuk biaya parkir. Dari tempat parkiran menuju lokasi ada beberapa lampu hias unik terbuat dari bambu yang menghiasi jalan masuk ke Puncak. Sepanjang jalan memasuki area, banyak spot cantik untuk berswafoto. Terdapat beberapa gazebo juga jembatan kayu . Setelah itu, kamu bisa menikmati keindahan Yogyakarta dari atas Puncak Sosok. Wah, untuk yang datang dengan bersepeda, lelahnya akan terbayar disini.



Banyak warung kecil milik penduduk begitu unik dengan beratapkan daun kelapa, bisa jadi spot foto yang menarik juga. Kamu tak perlu khawatir kelaparan dan kehausan, harga makanan dan minumannya juga terbilang standar. Disini kamu bisa menikmati sego wiwit, sego teri (sego: nasi), ada juga mendoan, bakwan dan jagung bakar, serta aneka makanan kecil. Untuk minumannya ada wedang uwuh, es teh dan es jeruk.



Di Puncak Sosok telah disediakan fasilitas berupa lahan parkir, toilet, mushola, track downhill, warung kuliner, panggung terbuka dari bambu, dan arena bermain anak-anak. Kamu akan melihat gundukan bukit pasir yang jauh dari puncak, yaitu Tempat Pembuangan Sampah Akhir di Piyungan. Eitss, mungkin kamu juga akan merasakan bau yang sedikit menyengat, ya bau sampah tapi jika arah angin berhembus ke arah barat.



Dears, Jika kamu ingin datang untuk bersantai baiknya sore hari sambil menikmati indahnya sunset di tempat ini. Apalagi kalau kamu datang saat weekend biasanya pada malam minggu dan di saat cuaca tidak hujan, akan ada pementasan musik akustik. Pengelola sudah menyediakan panggung terbuka beserta sound system. Siapa saja bisa tampil untuk pentas akustik, hanya menghubungi pengelola dan selanjutnya mengatur jadwal pertunjukan. Saat malam hari, gemerlapnya lampu kota Yogyakarta terlihat begitu indah.



Datang ke Puncak Sosok ini merupakan hal yang menantang bagi saya, yaitu hanya dengan mengendarai sepeda motor melalui jalan sempit dan menanjak bersama anak-anak. Wuah menjadi pengalaman seru  buat saya.  Sesampainya diatas merasa ada kepuasan tersendiri dengan melihat pemandangan hamparan bukit dan sawah. Hilang semua kelelahan dan kepenatan.

Salaam,






#SETIP
#SEmingguTIgaPostingan
#estrilookchallenge
#estrilookcommunity
#daythirteen



Rabu, 13 Maret 2019

Lima Plengkung, Gapura Utama Keraton Yogyakarta yang Mempunyai Sejarah

sumber: kratonjogja.id


Selama dua puluh tahun tinggal di Yogyakarta, saya belum banyak mengenal tentang sejarahnya kota Gudeg ini. Padahal kota Yogyakarta banyak menyimpan ribuan sejarah yang tak banyak diketahui orang. Salah satunya sejarah tentang Keraton Yogyakarta. Saya pun tertarik untuk menulis bangunan yang berhubungan dengan akses masuk wilayah keraton. Lebih pasnya pintu gerbang masuk keraton yaitu plengkung.

Dahulu, plengkung ini menjadi pintu utama ketika masuk ke area keraton yang di kanan kirinya terdapat beteng yang besar. Ada lima plengkung Keraton Yogyakarta yang sangat penting keberadaanya. Namun seiring perkembangan zaman, hanya tinggal dua plengkung yang masih utuh. Tiga lainnya sudah tidak menyerupai bentuk aslinya,  bahkan satu plengkung hampir tidak ada. 

Berikut ini lima Plengkung Keraton Yogyakarta yang menyimpan sejarah:

1.Plengkung Tarunasura


Salah satu plengkung yang masih utuh bentuknya, berada di daerah Wijilan sebelah timur Alun-alun Utara. Lebih dikenal dengan Plengkung Wijilan. Sejarahnya plengkung ini dulu berisikan para prajurit muda yang tugasnya menjaga keraton. Sehingga dinamakan plengkung Tarunasura Bangunan ini masih utuh walaupun tembok kanan kirinya sudah hilang bentuknya. Dears, kalau kamu ingin menikmati kuliner gudeg Wijilan, kamu akan melewati plengkung ini. 

2. Plengkung Nirbaya



Nah, Plengkung Nirbaya ini satunya lagi plengkung yang masih utuh, Dears. Plengkung Nirbaya sering dikenal dengan Plengkung Gading, berada di sebelah selatan Alun-alun Selatan.  Lebih tepatnya sebagai pintu masuk menuju area Keraton Yogyakarta. Untuk tahu lebih lengkapnya baca ini

3. Plengkung Jagasura



Plengkung yang berada di sebelah Barat Alun-alun Utara ini sudah tidak utuh lagi, tetapi masih ada sisanya yang berbentuk seperti gapura. Plengkung Jagasura lebih dikenal dengan Plengkung Ngasem. Jagasura artinya adalah prajurit pemberani, karena dahulu gerbang ini dijaga oleh prajurit-prajurit yang gagah berani dan tegas. Plengkung Jagasura sudah tidak memiliki bentuk asli lagi karena dipengaruhi beberapa faktor alam dan manusia sehingga dibongkar pada tahun 1931.

4. Plengkung Jagabaya



Karena letaknya di kawasan Tamansari, Plengkung Jagabaya sering disebut Plengkung Tamansari. Plengkung ini berada di sebelah Barat Keraton Yogyakarta. Kondisi plengkung ini sama seperti Plengkung Jagasura, sudah tidak berbentuk seperti aslinya. Walaupun Plengkung Jagabaya kini hanya berbentuk gapura, namun masih terawat. Arti dari Jagabaya itu sendiri adalah menjaga dari bahaya. 

5. Plengkung Madyasura

Letaknya berada di sisi Timur Keraton Yogyakarta, tepatnya di Jalan Mantrigawe. Plengkung Madyasura sering disebut dengan Plengkung Buntet atau tertutup. Pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengkubuwono VIII plengkung ini dipugar. Dikutip dari kratonjogja.id pada tanggal 20 Juni 1812 bala tentara Inggris menyerang Keraton Yogyakarta dengan meledakkan gudang mesiu dekat Plengkung. Perang ini yang menyebabkan Plengkung Madyasura ditutup, karena pihak keraton mendengar bahwa pasukan musuh akan masuk melalui plengkung ini. Meskipun sudah diperbaiki tetapi bentuknya tidak kembali ke aslinya. Kamu bisa melihat bangunan ini kini berada di tengah-tengah rumah penduduk.

Nah, itulah lima gerbang utama Keraton Yogyakarta yang ternyata mempunyai sejarah tersendiri. Kamu pasti merasa tertarik akan Yogyakarta kan, Dears?

Salaam,








#SETIP
#SEmingguTIgaPostingan
#estrilookchallenge
#estrilookcommunity
#daytwelve





Kamis, 07 Maret 2019

YouTube Kids, Aplikasi Tontonan Anak yang Bermanfaat


Dears,  

Kamu punya anak balita atau usia sekolah? Mereka pasti suka nonton YouTube.  Sama halnya nih anak saya juga suka sekali. Mereka menonton video apa aja pasti ada.  Kadang ada juga para orangtua  menggunakan YouTube untuk menenangkan anak mereka disaat mereka sedang berkumpul dengan teman-teman atau ketika anak mereka menangis.

Di saat anak saya menikmati konten yang ada di YouTube, saya merasa khawatir karena video yang ada di aplikasi ini tidak semua ramah anak. Kita sebagai orangtua harus selektif mengawasinya, ya, Dears. Kalau saya sudah mengatur mode filter agar video yang ada di YouTube tersaring dengan baik dan aman. Caranya hanya dengan pilihan restricted mode pada setting di aplikasi Youtube.

Nah, kebetulan YouTube telah melahirkan anak loh di tahun 2015 heheheh namanya YouTube Kids. Aplikasi ini berisi konten-konten yang ramah anak dan mudah untuk digunakan anak-anak.  Selain itu YouTube Kids juga menghadirkan video-video yang bermanfaat untuk mengedukasikan anak-anak. Di Indonesia sendiri YouTube Kids baru bisa diakses 06 September 2018. Saya pun ikut mengunduh aplikasi ini.

Penasaran konten apa saja yang ada di Youtube Kids, check it out!

1. Interface

Pertama masuk ke aplikasi YouTube Kids, pengguna akan disajikan latar belakang yang cerah dengan warna warni ceria. Di bagian ini pengguna akan melihat ikon- ikon unik sebagai kategori pilihan video, antara lain rekomendasi, acara, jelajahi, musik dan pembelajaran. Para pengguna tidak akan ribet, apalagi bagi anak-anak karena aplikasi ini cukup simpel. Orangtua pun bisa dengan mudah menggunakannya. Saat memasuki aplikasi, YouTube Kids menampilkan video dalam mode landscape tidak bisa dirubah ke mode potrait.


2. Kategori Video


YouTube Kids mempunyai 5 menu kategori video. Masing-masing memiliki video yang berbeda. Anak- anak bisa menonton video mana  yang mereka suka. Pada menu musik tersedia beberapa chanel video lagu anak-anak yang menyenangkan. Menu acara tidak kalah menyenangkan. Anak-anak akan menikmati tontonan film kartun yang sesuai bagi mereka. Di menu jelajahi terdapat video untuk menambah wawasan dan pengetahuan anak-anak dengan konten yang mudah dipahami. Kemudian menu pembelajaran tersedia konten yang ringan untuk media belajar sesuai dengan usia mereka. Dan yang terakhir direkomendasikan, video yang kontennya sudah direkomendasikan oleh YouTube berdasarkan usia anak saat verifikasi data anak.

3. Fitur YouTube Kids



Fitur yang terdapat pada YouTube Kids tidak sama dengan YouTube biasa. Tidak ada fitur pembuatan channel, upload video, komentar, tombol like, ataupun share. Jadi anak-anak hanya  menonton video saja dengan nyaman. YouTube Kids punya fitur yang berbeda, ada sejumlah Dears, untuk menghemat kuota internet seperti YouTube biasa, YouTube Kids juga memiliki fitur offline video. Para orangtua bisa mengunduh video agar video dapat ditonton berulang kali di lain waktu tanpa membutuhkan koneksi internet.
setingan yang bisa diatur oleh orangtua. Salah satu yang menarik adalah fitur timer. Fitur yang memungkinkan orang tua untuk mengatur kapan berakhirnya video yang ditonton, sehingga orang ua tetap bisa mengawasi anak-anak. Pada bagian pengaturan juga terdapat pengontrolan konten, cukup matikan bagian search maka video yang akan ditampilkan di home akan dibatasi.

Nah, demikianlah konten-konten yang ada di YouTube Kids. Saya pun tak perlu khawatir lagi dengan tontonan yang dinikmati anak saya karena konten yang ada di YouTube Kids cukup positif dan bermanfaat. Bahkan anak saya bisa menonton video dengan aman dan tanpa berlebihan. Mereka juga dapat belajar dan bersenang-senang. Pokoknya nyaman deh buat para pengguna.

Salaam,










#SETIP
#SEmingguTIgaPostingan
#estrilookchallenge
#estrilookcommunity
#dayeleven








Minggu, 03 Maret 2019

5 Bakteri Berbahaya yang Biasa Ada di Kolam Renang, Sebaiknya Kamu Tahu, Dears


Dears, 

Kegiatan berenang itu sangat diidamkan anak-anak. Apalagi saat cuaca memungkinkan. Nah anak saya yang kecil entah panas atau hujan, berenang tetap jadi prioritas utama. Hal ini tak bisa ditolak, senangnya bukan main. Jika sudah di kolam renang bisa berjam-jam lamanya. Anak-anak suka sekali bermain air, terutama jika berada di kolam renang dengan teman- temannya. 

Sebagai orang tua saya harus selalu selektif memilih fasilitas kolam renang. Penting bagi kita mengetahui kebersihannya. Kolam renang yang kotor dan tak terjaga level bakteri sangat berbahaya bagi anak-anak. Padahal anak-anak akan sulit diajak berhenti kalau sudah bermain di kolam renang.   Dilansir dari healthmeup.com, berikut adalah bakteri utama berbahaya yang biasa menghuni kolam renang. Yuk, simak!
1. Shigellosis

Bakteri ini juga dikenal sebagai disentri basiler.  Mereka yang terkena bakteri ini mengalami muntah, mual, demam, kram, dan diare. 
2. E.coli

Escherichia coli merupakan bakteri berbahaya yang menyebabkan diare mulai dari diare ringan hingga diare parah.
3. Cryptosporidiosis

Bakteri ini sangat tahan terhadap desinfektan kimia yang biasanya digunakan untuk membersihkan kolam renang. Gejala penyakit utama mereka yang terkena bakteri ini adalah kram perut parah, demam, muntah, dan gangguan pencernaan lainnya.
4. Hepatitis A

Kuman ini sering terjadi di dalam kolam renang yang sistem pembuangan limbah dan lingkungan di sekitar kolam yang tidak sehat. Virus ini sendiri tidak merespon terhadap pengobatan antibiotik.
5. Pseudonomas

Bakteri pseudomonas menyebabkan penyakit yang berhubungan dengan infeksi kulit serta telinga iritasi. Bakteri ini sendiri sering tumbuh di lingkungan berair hangat sebab suhu panas akan merusak kemampuan disinfektan dalam membersihkan bahan kimia.
Itulah 5 bakteri serta virus yang biasa menghuni kolam renang, Dears. Jadi baiknya lebih selektif lagi ,ya  , untuk memilih kolam renang. Bagi saya bukan berarti saya langsung menghapus kebiasaan berenang anak, karena berenang merupakan olahraga menyehatkan. Yang penting setelah berenang, segeralah anak -anak membersihkan diri dengan antiseptik untuk meminimalisasi perkembangan kuman.  

Salaam, 












#SETIP
#SEmingguTIgaPostingan
#estrilookchallenge
#estrilookcommunity
#dayten