Kamis, 04 April 2019

Resep Telur Gulung Tusuk, Camilan Sederhana ala Rumahan


Bu, buatin Zahra kayak gini ya? Suara anak bungsu saya dengan lembutnya. Lalu saya pun mengiyakan dan dia terlihat senang sekali. Tapi sayang, permintaannya hanya angin lalu. Saya lupa untuk membuatkannya, hehehe alasan nih yaa padahal males ke dapur. Hufttt ibu seperti apa saya ini ya, kok tidak memenuhi permintaan anaknya.

Sampai ketika suatu sore, disaat saya sedang beristirahat efek penyakit migrain kumat...Ckckckckkckott, dua bersaudara sedang asyik berbincang-bincang mengobrolkan sesuatu. Ternyata Zahra mengajak kakaknya (anak sulung saya) untuk membuat telur gulung. Nah, kebetulan anak sulung saya ini kalau lagi tidak punya lauk atau makanan pasti rajin ke dapur masak mi instant, nasi goreng atau telur dadar. Di suka sekali untuk membuat itu semua. Begitu adiknya ngajak, langsung deh mereka buat sendiri.

Beberapa menit kemudian, ada suara cekikikan di meja makan...Oala mereka gagal membuat telur gulung. Yang ada hanya telur dadar. Mereka tak kecewa, malah mencari penyebab kegagalan. Ya namanya anak-anak asal menebak-nebak.  Itu membuat saya tersenyum mendengar ucapan mereka. Akhirnya saya bilang kepada mereka bahwa besok kita akan beli bahan-bahannya dulu, terus membuatnya bersama-sama.

Tahukah, Dears telur gulung merupakan jajanan hits generasi 90an. Saat ini muncul lagi di para penjual gerobak. Anak saya suka sekali dengan telur, makanya ketika pulang sekolah jika ada penjual gerobak berjualan di sekolah pasti  beli. Sedikit ragu juga seh dengan tingkat kebersihannya. lebih baik saya buat sendiri demi kesehatan anak daripada terus membelinya di sekolah.

Yuk, coba buat sendiri resep telur gulung tusuk sederhana dengan bahan murah meriah berikut ini.

1. Bahan-bahan
- 3 butir telur ayam
- Merica bubuk secukupnya
- Garam secukupnya
- Air kaldu secukupnya (boleh pakai atau tidak)
- Daun bawang seledri secukupnya
- Minyak goreng
- Tusuk sate secukupnya

2. Langkah Pembuatan
- Siapkan bahan
- Pecahkan 3 telur ayam, lalu masukkan ke dalam botol sajian kecap atau saos.
- Tambahkan merica bubuk, air kaldu dan garam secukupnya.
- Iris lembut daun bawang seledri, lalu masukan ke botol
- Kocok hingga teksturnya benar-benar cair.

3. Tips Pembuatan Anti Gagal
- Panaskan wajan, lalu masukkan minyak goreng sekitar setengah wajan.
- Pastikan minyak hingga panas 3-5 menit lalu kecilkan api di posisi sedang ( Api tidak besar maupun kecil)
- Masukan ujung tusuk sate ke dalam minyak panas
- Setelah itu tuang kocokkan telur yang ada di botol sedikit demi sedikit secara memutar.
- Tunggu sekitar 3-5 detik lalu gulung telur dengan tusuk sate secara cepat dan tarik ke pinggir wajan.
- Angkat
- Lakukan berulang kali proses ini hingga telur habis.

Mudah bukan, Dears? Lebih enak lagi telur gulung bisa kamu isi dengan sosis, bihun atau keju. Nyummiiiii rasanya. Oh ya sajikan saat hangat dan tambahkan toping seperti saos atau mayonaise. Telur gulung ini cocok untuk lauk anak-anak juga loh. Jika gagal, cobalah terus, ya.
Happy Cooking!

Salaam,




#SETIP
#SEmingguTIgaPostingan
#estrilookchallenge
#estrilookcommunity
#daysixteen







Bale Kanoman Resto, Konsep Khas Rumah Joglo yang Nyaman


Hai Traveler,

Tahu tidak? Mungkin kamu baru dengar nama rumah makan ini. Saya juga baru tahu setelah ada undangan acara makan siang dari salah satu teman, karena di hari ulang tahunnya. Ternyata tak hanya rumah makan di kawasan Jogja Utara yang mengusung konsep tradisional atau Jawa. Di daerah saya sekitar Jogja Selatan juga ada. Sudah sekitar 1 bulanan rumah makan ini dibuka.

Makan-makan gratis lagi nih hikhik, ambil kesempatan ke tempat baru sambil bersilahturahmi dan berniat menuliskan di blog juga. Wuah, senengnya bukan main punya ide tulisan tentang tempat ini. Nah, rumah makan yang berkonsep Jawa ini namanya Bale Kanoman. Jadi teringat dengan Keraton Kanoman di Cirebon, sehingga saya sempat berpikir menu apa saja yang ada di Bale Kanoman, apa menu khas Cirebon atau menu daerah Jogja. Pastinya menu asli Indonesia yang rasanya bakal tak terlupakan. Berikut ulasan rumah makan ini, check it out yuk.

1.  Bernuansa Khas Rumah Adat Joglo



Bale Kanoman mengusung nuansa rumah joglo yang tenang dan nyaman. Rumah makan yang berkonsep terbuka ini menjadikan kamu bebas memandangi pemandangan sekitar. View yang bisa dinikmati adalah pemandangan sawah. Terlihat begitu indah.

2. Beragam Menu Tradisional




Menu makanan yang disajikan sangat bervariasi. Semuanya lebih ke menu rumahan khas Indonesia, mulai dari mangut lele, pepes ikan teri, dadar telur, tempe/tahu bacem, sayur lodeh, sayur asem, sayur brongkos, oseng kacang panjang, oseng bunga pepaya. Pokoknya menunya lengkap. Ada aneka jenang juga, lho. Saat  melihat menu-menu tersebut saya  menjadi tergiur dengan semua masakan yang disajikan. Oh ya penyajian semua masakan dan aneka jenang dengan cara buffet (prasmanan).

3. Fasilitas yang Disediakan




Selain memiliki ukuran yang luas dan pendopo joglo, rumah makan Bale Kanoman juga dilengkapi fasilitas parkir yang luas. Bagi umat muslim disediakan mushola yang tidak begitu besar untuk beribadah. Disini juga ada arena bermain untuk anak-anak. Kapasitas tempat duduk yang bisa menampung sekitar 150 orang. Kamu juga bisa memilih duduk dengan cara lesehan membuat suasana begitu nyaman.

4. Lokasi yang Cukup Strategis


Dears, kamu tidak usah bingung untuk mencari lokasi Bale Kanoman karena berada di selatan RS Jogja (Wirosaban) tepatnya di Jl. Ki Ageng Pemanahan, Kragilan, Tamanan, Banguntapan, Bantul. Lokasinya cukup strategis, mudah ditemukan.

5. Berfoto Selfie


Tidak hanya menikmati berbagai menu dan indahnya pematang sawah, di Bale Kanoman kamu bisa berfoto ria dengan latar belakang transportasi tradisional. Ada kerangka delman, becak dan sepeda onthel. Nah, kamu bisa mengambil foto sesuka hati dan menjadikan beberapa momen di tempat ini.



Gimana Traveler, tertarik untuk mencoba rumah makan satu ini? Kalau sedang di Jogja, sempatkan ke rumah makan satu ini. Semoga ulasan dari saya ini dapat bermanfaat bagi kamu yang ingin mencari rumah makan bernuansa tradisional di sekitar Jogja Selatan.


Salaam,






#SETIP
#SEmingguTIgaPostingan
#estrilookchallenge
#estrilookcommunity
#dayfifteen


















Selasa, 02 April 2019

Makna Aneka Sega dalam Tradisi Masyarakat Jawa


Dalam kehidupan masyarakat Indonesia  banyak ditemukan hal-hal unik.  Salah satunya mengenai berbagai macam nasi atau sego.  Banyak makna yang terkandung di dalamnya. Tak hanya sebagai makanan yang bisa dinikmati, ternyata berbagai macam sego ini banyak saya jumpai di dalam acara syukuran maupun upacara adat, seperti :

1. Sego Gurih


Sego Gurih banyak dikenal di kalangan masyarakat di Yogyakarta. Sego ini dimasak dengan santan dan garam hingga rasanya menjadi gurih. Di Yogyakarta masih ada mitos tentang sego gurih di setiap perayaan sekaten, bahwa dengan memakan sego gurih dipercaya akan mendatangkan keberkahan dan kemakmuran bagi orang yang menikmatinya.

2. Sega Liwet



Namanya sega liwet, namun cara pembuatanya tidak harus dengan cara diliwet, melainkan bisa juga dikukus. Sego liwet wajib disediakan pada saat terjadi gempa bumi, dengan beraneka lauk pauk disertai lantunan doa. Para abdi dalam keraton menyantap sega liwet tanpa beralas piring hanya dengan sepincuk daun pisang sebagai alasnya. Ini merupakan simbol kesederhanaan.

3. Sega Golong


Masyarakat Jawa Tengah menyajikan sega golong untuk upacara perkawinan, sunatan, dan kelahiran. Sega golong disajikan dengan berbagai kelengkapan lauk pauk. Makna dari sega golong adalah menyatukan tekad. Dalam upacara perkawinan, penyajiannya   adalah 2 buah sega golong yang masing-masing diselimuti oleh telur dadar, pecel, dan daun kemangi. Maksudnya yaitu menggambarkan kedua insan yang saling membantu dalam menjalani   kehidupan berumah tangga.

4. Sega Wiwit



Sebelum masa panen tiba, masyarakat Jawa khususnya petani menyajikan sega wiwit. Menu ini sebagai ungkapan doa syukur atas limpahan hasil panen dari Tuhan YME. Tradisi wiwitan sendiri bermakna akan terjalinnya hubungan keselarasan antara petani dengan alam. Sega wiwit biasanya dibentuk seperti tumpeng dan diletakkan di atas tampah  yang terbuat dari anyaman bambu.

5. Sega Ambengan


Sega ambengan atau asahan adalah berupa nasi putih disertai lauk pauk kering dan sambal cabuk. Sambal cabuk terbuat dari ampas buah wijen. Sega ambengan ini melambangkan permohonan ampunan bagi orang yang meninggal agar diampuni segala dosa-dosanya, dan bagi keluarga yang ditinggalkan dapat memperoleh ampunan Tuhan.

6. Sega Punar


Sega punar sering disebut sega kuning. Sega yang dimasak dengan santan dan sedikit parutan kunyit sehingga berwarna kuning. Sega punar melambangkan simbol kebersihan. Biasanya sega punar ini disajikan dengan lauk pauk, seperti kedelai hitam, abon, telur, sambal goreng, ayam goreng. Dalam upacara perkawinan adalah sebagai gambaran bersatunya pasangan suami istri yang diharapkan dapat seiring sejalan dalam membangun rumah tangga.

Diantara 6 sega tersebut, saya paling suka dengan sega gurih. kamu sendiri, sering makan sega yang mana, Dears?

Salaam,







#SETIP
#SEmingguTIgaPostingan
#estrilookchallenge
#estrilookcommunity
#dayfourteen



















Jumat, 22 Maret 2019

Hangout Bareng, Menikmati Keindahan Puncak Sosok, Bawuran, Bantul




Hai Dears,
Ngomongin tentang destinasi yang ada di Yogyakarta tak akan habisnya. Semua tempat yang dulunya sepi ataupun asing disulap menjadi daerah wisata yang indah.   Entah itu pegunungan, bukit, sawah, irigasi maupun hutan. Para instagrammer pun banyak yang memburu spot cantik. Saya pun begitu, suka sekali kalau liat spot-spot cantik. Apalagi kalau saya liat sunrise atau sunset. Mata langsung terbelalak ingin sekali menikmati dan mengabadikannya.

Foto bareng menikmati sunset
Sekitar 2 minggu lalu, saya diajak teman ke daerah wisata yang lagi hits, padahal seh sudah dikembangkan sejak awal tahun 2018. Daerah ini merupakan bukit yang gersang, namun oleh penduduk sekitar dikelola hingga menjadi bukit yang indah. Bukit dengan pemandangan yang indah ini diberi nama Puncak Sosok, berada tidak jauh dari Puncak Gebang tepatnya daerah Jambon, Bawuran, Pleret, Bantul. Tempat ini merupakan salah satu spot terbaik untuk menikmati pemandangan sunset dari atas bukit.

Sunsetttttt 
Oh ya Dears, Puncak Sosok ini sering dikunjungi para pecinta sepeda gunung, lho. Area yang menantang cocok untuk melatih adrenalin. Jalan yang menanjak dan berliku disini menjadi destinasi favorit bagi mereka. Ketika tiba di daerah Bawuran, saya pun kaget dengan lokasinya. Jalan menanjak yang hanya dapat dilalui dengan jalan kaki maupun roda dua. Hanya ada sedikit jalan bersemen. Sebelum sampai di lokasi Puncak Sosok, terlihat papan nama bertuliskan Puncak Gebang. Keindahan yang ada disini juga sangat menarik untuk dinikmati.

Saat sampai di Puncak Sosok, kamu hanya dikenakan biaya Rp. 2000,- termasuk untuk biaya parkir. Dari tempat parkiran menuju lokasi ada beberapa lampu hias unik terbuat dari bambu yang menghiasi jalan masuk ke Puncak Sosok. Sepanjang jalan memasuki area, banyak spot cantik untuk berswafoto. Terdapat beberapa gazebo juga jembatan kayu. Setelah itu, kamu bisa menikmati keindahan Yogyakarta dari atas Puncak Sosok. Wah, untuk yang datang dengan bersepeda, lelahnya akan terbayar disini.

Gundukan sampah di TPA  Piyungan 
Banyak warung kecil milik penduduk begitu unik dengan beratapkan daun kelapa, bisa jadi spot foto yang menarik juga. Kamu tak perlu khawatir kelaparan dan kehausan, harga makanan dan minumannya juga terbilang standar. Disini kamu bisa menikmati sego wiwit, sego teri (sego: nasi), ada juga mendoan, bakwan dan jagung bakar, serta aneka makanan kecil. Untuk minumannya ada wedang uwuh, es teh dan es jeruk.

Warung jajanan
Di Puncak Sosok telah disediakan fasilitas berupa lahan parkir, toilet, mushola, track downhill, warung kuliner, panggung terbuka dari bambu, dan arena bermain anak-anak. Kamu akan melihat gundukan bukit pasir yang jauh dari puncak, yaitu Tempat Pembuangan Sampah Akhir di Piyungan. Eitss, mungkin kamu juga akan merasakan bau yang sedikit menyengat, ya bau sampah tapi jika arah angin berhembus ke arah barat.

Panggung terbuka
Dears, Jika kamu ingin datang untuk bersantai baiknya sore hari sambil menikmati indahnya sunset di tempat ini. Apalagi kalau kamu datang saat weekend biasanya pada malam minggu dan di saat cuaca tidak hujan, akan ada pementasan musik akustik. Pengelola sudah menyediakan panggung terbuka beserta sound system. Siapa saja bisa tampil untuk pentas akustik, hanya menghubungi pengelola dan selanjutnya mengatur jadwal pertunjukan. Saat malam hari, gemerlapnya lampu kota Yogyakarta terlihat begitu indah.

Suasana malam hari yang indah


Datang ke Puncak Sosok ini merupakan hal yang menantang bagi saya, yaitu hanya dengan mengendarai sepeda motor melalui jalan sempit dan menanjak bersama anak-anak. Wuah menjadi pengalaman seru  buat saya dan hal ini merupakan refreshing yang murah meriah, Dears.  Sesampainya diatas merasa ada kepuasan tersendiri dengan melihat pemandangan hamparan bukit dan sawah. Hilang semua kelelahan dan kepenatan.

Salaam,






#SETIP
#SEmingguTIgaPostingan
#estrilookchallenge
#estrilookcommunity
#daythirteen



Rabu, 13 Maret 2019

Lima Plengkung, Gapura Utama Keraton Yogyakarta yang Mempunyai Sejarah

sumber: kratonjogja.id


Selama dua puluh tahun tinggal di Yogyakarta, saya belum banyak mengenal tentang sejarahnya kota Gudeg ini. Padahal kota Yogyakarta banyak menyimpan ribuan sejarah yang tak banyak diketahui orang. Salah satunya sejarah tentang Keraton Yogyakarta. Saya pun tertarik untuk menulis bangunan yang berhubungan dengan akses masuk wilayah keraton. Lebih pasnya pintu gerbang masuk keraton yaitu plengkung.

Dahulu, plengkung ini menjadi pintu utama ketika masuk ke area keraton yang di kanan kirinya terdapat beteng yang besar. Ada lima plengkung Keraton Yogyakarta yang sangat penting keberadaanya. Namun seiring perkembangan zaman, hanya tinggal dua plengkung yang masih utuh. Tiga lainnya sudah tidak menyerupai bentuk aslinya,  bahkan satu plengkung hampir tidak ada. 

Berikut ini lima Plengkung Keraton Yogyakarta yang menyimpan sejarah:

1.Plengkung Tarunasura


Salah satu plengkung yang masih utuh bentuknya, berada di daerah Wijilan sebelah timur Alun-alun Utara. Lebih dikenal dengan Plengkung Wijilan. Sejarahnya plengkung ini dulu berisikan para prajurit muda yang tugasnya menjaga keraton. Sehingga dinamakan plengkung Tarunasura Bangunan ini masih utuh walaupun tembok kanan kirinya sudah hilang bentuknya. Dears, kalau kamu ingin menikmati kuliner gudeg Wijilan, kamu akan melewati plengkung ini. 

2. Plengkung Nirbaya



Nah, Plengkung Nirbaya ini satunya lagi plengkung yang masih utuh, Dears. Plengkung Nirbaya sering dikenal dengan Plengkung Gading, berada di sebelah selatan Alun-alun Selatan.  Lebih tepatnya sebagai pintu masuk menuju area Keraton Yogyakarta. Untuk tahu lebih lengkapnya baca ini

3. Plengkung Jagasura



Plengkung yang berada di sebelah Barat Alun-alun Utara ini sudah tidak utuh lagi, tetapi masih ada sisanya yang berbentuk seperti gapura. Plengkung Jagasura lebih dikenal dengan Plengkung Ngasem. Jagasura artinya adalah prajurit pemberani, karena dahulu gerbang ini dijaga oleh prajurit-prajurit yang gagah berani dan tegas. Plengkung Jagasura sudah tidak memiliki bentuk asli lagi karena dipengaruhi beberapa faktor alam dan manusia sehingga dibongkar pada tahun 1931.

4. Plengkung Jagabaya



Karena letaknya di kawasan Tamansari, Plengkung Jagabaya sering disebut Plengkung Tamansari. Plengkung ini berada di sebelah Barat Keraton Yogyakarta. Kondisi plengkung ini sama seperti Plengkung Jagasura, sudah tidak berbentuk seperti aslinya. Walaupun Plengkung Jagabaya kini hanya berbentuk gapura, namun masih terawat. Arti dari Jagabaya itu sendiri adalah menjaga dari bahaya. 

5. Plengkung Madyasura

Letaknya berada di sisi Timur Keraton Yogyakarta, tepatnya di Jalan Mantrigawe. Plengkung Madyasura sering disebut dengan Plengkung Buntet atau tertutup. Pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengkubuwono VIII plengkung ini dipugar. Dikutip dari kratonjogja.id pada tanggal 20 Juni 1812 bala tentara Inggris menyerang Keraton Yogyakarta dengan meledakkan gudang mesiu dekat Plengkung. Perang ini yang menyebabkan Plengkung Madyasura ditutup, karena pihak keraton mendengar bahwa pasukan musuh akan masuk melalui plengkung ini. Meskipun sudah diperbaiki tetapi bentuknya tidak kembali ke aslinya. Kamu bisa melihat bangunan ini kini berada di tengah-tengah rumah penduduk.

Nah, itulah lima gerbang utama Keraton Yogyakarta yang ternyata mempunyai sejarah tersendiri. Kamu pasti merasa tertarik akan Yogyakarta kan, Dears?

Salaam,








#SETIP
#SEmingguTIgaPostingan
#estrilookchallenge
#estrilookcommunity
#daytwelve





Kamis, 07 Maret 2019

YouTube Kids, Aplikasi Tontonan Anak yang Bermanfaat


Dears,  

Kamu punya anak balita atau usia sekolah? Mereka pasti suka nonton YouTube.  Sama halnya nih anak saya juga suka sekali. Mereka menonton video apa aja pasti ada.  Kadang ada juga para orangtua  menggunakan YouTube untuk menenangkan anak mereka disaat mereka sedang berkumpul dengan teman-teman atau ketika anak mereka menangis.

Di saat anak saya menikmati konten yang ada di YouTube, saya merasa khawatir karena video yang ada di aplikasi ini tidak semua ramah anak. Kita sebagai orangtua harus selektif mengawasinya, ya, Dears. Kalau saya sudah mengatur mode filter agar video yang ada di YouTube tersaring dengan baik dan aman. Caranya hanya dengan pilihan restricted mode pada setting di aplikasi Youtube.

Nah, kebetulan YouTube telah melahirkan anak loh di tahun 2015 heheheh namanya YouTube Kids. Aplikasi ini berisi konten-konten yang ramah anak dan mudah untuk digunakan anak-anak.  Selain itu YouTube Kids juga menghadirkan video-video yang bermanfaat untuk mengedukasikan anak-anak. Di Indonesia sendiri YouTube Kids baru bisa diakses 06 September 2018. Saya pun ikut mengunduh aplikasi ini.

Penasaran konten apa saja yang ada di Youtube Kids, check it out!

1. Interface

Pertama masuk ke aplikasi YouTube Kids, pengguna akan disajikan latar belakang yang cerah dengan warna warni ceria. Di bagian ini pengguna akan melihat ikon- ikon unik sebagai kategori pilihan video, antara lain rekomendasi, acara, jelajahi, musik dan pembelajaran. Para pengguna tidak akan ribet, apalagi bagi anak-anak karena aplikasi ini cukup simpel. Orangtua pun bisa dengan mudah menggunakannya. Saat memasuki aplikasi, YouTube Kids menampilkan video dalam mode landscape tidak bisa dirubah ke mode potrait.


2. Kategori Video


YouTube Kids mempunyai 5 menu kategori video. Masing-masing memiliki video yang berbeda. Anak- anak bisa menonton video mana  yang mereka suka. Pada menu musik tersedia beberapa chanel video lagu anak-anak yang menyenangkan. Menu acara tidak kalah menyenangkan. Anak-anak akan menikmati tontonan film kartun yang sesuai bagi mereka. Di menu jelajahi terdapat video untuk menambah wawasan dan pengetahuan anak-anak dengan konten yang mudah dipahami. Kemudian menu pembelajaran tersedia konten yang ringan untuk media belajar sesuai dengan usia mereka. Dan yang terakhir direkomendasikan, video yang kontennya sudah direkomendasikan oleh YouTube berdasarkan usia anak saat verifikasi data anak.

3. Fitur YouTube Kids



Fitur yang terdapat pada YouTube Kids tidak sama dengan YouTube biasa. Tidak ada fitur pembuatan channel, upload video, komentar, tombol like, ataupun share. Jadi anak-anak hanya  menonton video saja dengan nyaman. YouTube Kids punya fitur yang berbeda, ada sejumlah Dears, untuk menghemat kuota internet seperti YouTube biasa, YouTube Kids juga memiliki fitur offline video. Para orangtua bisa mengunduh video agar video dapat ditonton berulang kali di lain waktu tanpa membutuhkan koneksi internet.
setingan yang bisa diatur oleh orangtua. Salah satu yang menarik adalah fitur timer. Fitur yang memungkinkan orang tua untuk mengatur kapan berakhirnya video yang ditonton, sehingga orang ua tetap bisa mengawasi anak-anak. Pada bagian pengaturan juga terdapat pengontrolan konten, cukup matikan bagian search maka video yang akan ditampilkan di home akan dibatasi.

Nah, demikianlah konten-konten yang ada di YouTube Kids. Saya pun tak perlu khawatir lagi dengan tontonan yang dinikmati anak saya karena konten yang ada di YouTube Kids cukup positif dan bermanfaat. Bahkan anak saya bisa menonton video dengan aman dan tanpa berlebihan. Mereka juga dapat belajar dan bersenang-senang. Pokoknya nyaman deh buat para pengguna.

Salaam,










#SETIP
#SEmingguTIgaPostingan
#estrilookchallenge
#estrilookcommunity
#dayeleven








Minggu, 03 Maret 2019

5 Bakteri Berbahaya yang Biasa Ada di Kolam Renang, Sebaiknya Kamu Tahu, Dears


Dears, 

Kegiatan berenang itu sangat diidamkan anak-anak. Apalagi saat cuaca memungkinkan. Nah anak saya yang kecil entah panas atau hujan, berenang tetap jadi prioritas utama. Hal ini tak bisa ditolak, senangnya bukan main. Jika sudah di kolam renang bisa berjam-jam lamanya. Anak-anak suka sekali bermain air, terutama jika berada di kolam renang dengan teman- temannya. 

Sebagai orang tua saya harus selalu selektif memilih fasilitas kolam renang. Penting bagi kita mengetahui kebersihannya. Kolam renang yang kotor dan tak terjaga level bakteri sangat berbahaya bagi anak-anak. Padahal anak-anak akan sulit diajak berhenti kalau sudah bermain di kolam renang.   Dilansir dari healthmeup.com, berikut adalah bakteri utama berbahaya yang biasa menghuni kolam renang. Yuk, simak!
1. Shigellosis

Bakteri ini juga dikenal sebagai disentri basiler.  Mereka yang terkena bakteri ini mengalami muntah, mual, demam, kram, dan diare. 
2. E.coli

Escherichia coli merupakan bakteri berbahaya yang menyebabkan diare mulai dari diare ringan hingga diare parah.
3. Cryptosporidiosis

Bakteri ini sangat tahan terhadap desinfektan kimia yang biasanya digunakan untuk membersihkan kolam renang. Gejala penyakit utama mereka yang terkena bakteri ini adalah kram perut parah, demam, muntah, dan gangguan pencernaan lainnya.
4. Hepatitis A

Kuman ini sering terjadi di dalam kolam renang yang sistem pembuangan limbah dan lingkungan di sekitar kolam yang tidak sehat. Virus ini sendiri tidak merespon terhadap pengobatan antibiotik.
5. Pseudonomas

Bakteri pseudomonas menyebabkan penyakit yang berhubungan dengan infeksi kulit serta telinga iritasi. Bakteri ini sendiri sering tumbuh di lingkungan berair hangat sebab suhu panas akan merusak kemampuan disinfektan dalam membersihkan bahan kimia.
Itulah 5 bakteri serta virus yang biasa menghuni kolam renang, Dears. Jadi baiknya lebih selektif lagi ,ya  , untuk memilih kolam renang. Bagi saya bukan berarti saya langsung menghapus kebiasaan berenang anak, karena berenang merupakan olahraga menyehatkan. Yang penting setelah berenang, segeralah anak -anak membersihkan diri dengan antiseptik untuk meminimalisasi perkembangan kuman.  

Salaam, 












#SETIP
#SEmingguTIgaPostingan
#estrilookchallenge
#estrilookcommunity
#dayten